Anggota|Members Best Practice Peraturan Daerah|Local Regulaton E-Library Berita|News

 
 
 

 

Dokumentasi - Documentation

Best Practice Jilid|Volume 1 Best Practice 2 Best Practice 3 Best Practice 4 Best Practice 5 Best Practice 6 bp-7 Best Practice 8 

 
 
 
 
 
 
 
INFO:


29October Diskusi Terbatas - Pokja Reformasi Birokrasi
Written by Devy Munir  

JAKARTA - Hari ini diselenggarakan Diskusi Terbatas Kelompok Kerja (Pokja) Reformasi Birokrasi APEKSI, tujuan kegiatan ini untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan terkait dilakukannya Kebijakan Reformasi Birokrasi dan Menyusun Rekomendasi yang dihadiri oleh Kota-Kota anggota APEKSI, antara lain: Banjarmasin, Blitar, Depok, Bogor, Banda Aceh, Yogyakarta, Sukabumi, Tangerang Selatan, Madiun dan Sungai Penuh serta instansi lain, seperti Kedutaan Besar Kanada dan GIZ Transformasi.

 

Acara dibuka Sarimun Hadisaputra, Direktur Eksekutif APEKSI

 

Diskusi Panel dengan moderator Sri Indah Wibinastiti, Direktur Pengembangan Program dan Advokasi

  • Manajemen Kinerja Pemerintah Daerah melalui Sistem Dashboard, disampaikan Menara Kadin Indonesia
  • Support to Indonesia's Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS), disampaikan Project SIPS-DFATD Canada
  • Strategi Pencegahan Korupsi bagi Pemerintah Daerah, disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Kemudian acara akan dilanjutkan dengan Pembahasan dan Rencana Aksi Pokja Reformasi Birokrasi.

 

Dokumen yang terkait dalam kegiatan ini dapat diakses di E-Library website APEKSI

Read more...
 
28October Undangan Pokja Reformasi Birokrasi
Written by Devy Munir  
Reformasi Birokrasi di Indonesia memasuki gelombang II (periode 2010-2014). Sasaran gelombang II adalah terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, dan meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi.
Untuk itu APEKSI menginisiasi kegiatan Diskusi Terbatas yang bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan terkait dilakukannya Kebijakan Reformasi Birokrasi dan Menyusun Rekomendasi, yang akan diadakan pada: 
 
Hari      :   Rabu, 29 Oktober 2014
Tempat :   Hotel Sofyan Betawi – 
               Jalan Cut Mutia No. 9 Tlp. 021 – 3105011, Jakarta Pusat 
 
Read more...
 
22October Taman Film Bandung Hadir di Kolong Jembatan Pasupati
Written by Devy Munir  

Berikut artikel yang terkait di dalam paparan Ridwan Kamil, Walikota Bandung dalam acara Rapat Kerja Teknis APEKSI 2014 di Bandung tentang Inovasi Pemerintah Daerah dalam memajukan sektor Koperasi-Usaha Kecil Menengah dan Ekonomi Kreatif untuk menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015.

 

Taman Film Bandung Hadir di Kolong Jembatan Pasupati

 

Taman Film memutar berbagai film secara gratis dengan layar videotron berukuran 4x8 meter.
 
Kegiatan menonton film bukan di bioskop saja, tapi juga ruang publik seperti taman kota. Salah satu buktinya terdapat di Bandung dengan diresmikannya Taman Film oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pada 14 September lalu. Taman tematik ini berada di kolong jalan layang Pasupati, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.
 
 
"Setting-nya tidak pernah saya lihat sebelumnya. Siapa yang sangka, dulu ini adalah tempat jin buang anak, gelap dan lain sebagainya." ujar Ridwan Kamil saat meresmikan Taman Film yang sebenarnya baru rampung sekitar 85 persen ini. Area di kolong jalan layang Pasupati sebelumnya memang dikenal sebagai kawasan kumuh.
 
Namun Ridwan Kamil bersama Komunitas Film Bandung menyulap kolong yang kumuh itu menjadi Taman Film agar warga Kota Bandung bisa menonton film di ruang terbuka. Pembangunan Taman Film di kolong Pasupati ini juga merupakan salah satu upaya Pemkot Bandung untuk memanfaatkan dan memaksimalkan ruang-ruang di Kota Bandung yang tidak terpakai. 
 
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat meresmikan Taman Film pada Minggu, 14 September lalu,
 
Luas taman ini mencapai 1300 meter persegi dan bisa menampung 500 penonton. Film ditampilkan bukan dengan proyektor yang ditembakkan ke layar, melainkan diputar di sebuah videotron raksasa berukuran 4x8 meter.
 
Dari segi audio. penonton pun akan dimanjakan dengan sound system berkualitas baik yang berdaya listrik 33 ribu watt. Penonton juga bebas memilih tempat duduk atau bisa juga lesehan di atas rumput sintetis di depan layar videotron.
 
Rencananya, Taman Film akan dikelola oleh Komunitas Film Bandung dan Dinas Pertamanan Kota Bandung. Setiap harinya Taman Film ini akan memutar berbagai genre film, mulai dari film Indonesia, Indie Bandung, Hollywood, Bollywood, Korea Selatan, bahkan sampai acara nobar pertandingan sepak bola.
 
Lalu, berapa harga tiket untuk menikmati film di taman tematik ini? Ternyata gratis, dengan syarat calon penonton menunjukkan bukti foto telah memungut atau membersihkan sampah di Kota Bandung. Syarat lainnya? "Tidak merokok karena karpetnya mudah terbakar. Selain itu, jangan buang sampah sembarangan," kata Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil pada hari Minggu kemarin.
 
Pembangunan Taman Film ini sendiri menghabiskan biaya Rp 1 miliar. Akan tetapi, uang tersebut tidak berasal dari APBD Kota Bandung, melainkan dari Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa perusahaan. Salah satu yang paling besar adalah PT Multistrada Arah Sarana yang merupakan pemegang hak paten merek ban ternama, Corsa dan Achilles.
 
Film-film pendek diputar dalam acara peresmian Taman Film. (Foto: Twitter Galih Sedayu)
 
"Pemkot punya uang terbatas, tapi atas kerja sama dengan pengusaha yang cinta Bandung maka mimpi ini kita bisa wujudkan," ungkap Emil.
 
Senada dengan Wali Kota, Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana Tbk Pieter Tanuri berharap Taman Film ini bisa menjadi sarana hiburan baru yang gratis bagi masyarakat Bandung. "Masyarakat juga harus dapat menjaga fasilitas yang telah diberikan agar Taman Film Bandung ini dapat terus dinikmati oleh masyarakat Bandung dari generasi ke generasi,” ucap Pieter.
 
Sebelum ada Taman Film, Kota Bandung juga telah memiliki taman tematik lainnya, seperti Taman Jomblo, Taman Fotografi, Taman Musik, dan Taman Panda. Ridwan Kamil juga berencana untuk membangun ratusan taman tematik lagi di Bandung.
 
Sumber: http://www.muvila.com/movies/hot-movie-news/taman-film-bandung-hadir-di-kolong-jembatan-pasupati-140916o.html
 
 
Read more...
 
20October Jokowi dan Jusuf Kalla - Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia
Written by Devy Munir  

Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Bapak Ir. H. Joko Widodo dan Bapak Drs. H. M. Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2014 - 2019. 

Read more...
 
16October Rapat Kerja Teknis APEKSI 2014 - Bandung
Written by Devy Munir  

 

 
BANDUNG - Hari ini diselenggarakan Rapat Kerja Teknis APEKSI 2014 sebagai upaya untuk menyikapi datangnya era Pasar Bebas di ASEAN dengan Tema “PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN UMKM DAN EKONOMI KREATIF MENGHADAPI PASAR BEBAS ASEAN 2015
 
Acara dibuka oleh Sarimun Hadisaputra, Direktur Eksekutif APEKSI
 
Diskusi Panel:
  • Kebijakan dan Tantangan Pengembangan KUKM Menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015 oleh Kementerian Koperasi dan UKM.
  • Kebijakan dan Tantangan Pengembangan Ekonomi Kreatif Menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
  • Inovasi Pemerintah Daerah dalam memajukan sektor K-UKM dan Ekonomi Kreatif untuk menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015 oleh Walikota Bandung.

 

I Wayan Dipta - Kementerian Koperasi dan UKM

 

Wisnu Bawa Tarunajaya - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

 

Ridwan Kamil - Walikota Bandung

 

Kegiatan Rapat Kerja Teknis ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi bagi Pemerintah Pusat dan agar Pemerintah Kota dapat lebih siap menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015.   

Peserta Rapat Kerja Teknis 2014

 

Dokumen Paparan dan Hasil Diskusi berupa Rekomendasi Rapat Kerja Teknis bisa diunduh/download melalui link ini: Dokumentasi Rakernis 2014

 
 
 
Read more...
 
14October Rapat Persiapan Rakernas dan City Expo 2015
Written by Devy Munir  

JAKARTA - Hari ini dilaksanakan Rapat Persiapan Rapat Kerja Nasional dan City Expo APEKSI 2015 yang akan dilaksanakan di Kota Ambon.

Rapat dipimpin Sarimun Hadisaputra, Direktur Eksekutif Direktorat APEKSI. Dihadiri langsung oleh Richard Louhenapessy, SH., Walikota Ambon beserta staf selaku tuan rumah kegiatan dan Santo Widjaja beserta staf selaku Event Organizer.

 

 

Rapat membahas aspek teknis kesiapan Kota Ambon selaku tuan rumah penyelenggaraan dan hasil rapat, antara lain:

  • Hotel Natsepa sebagai tempat pelaksanaan Rakernas APEKSI 2015
  • Lapangan Merdeka, Pattimura Park sebagai pelaksanaan City Expo APEKSI 2015
  • Waktu pelaksanaan: Rakernas, tanggal 5-6 Mei 2015 dan City Expo, tanggal 6-10 Mei 2015

 

 
 
Read more...
 

More Articles...

Prev12345678910Next

Komunikasi dan Informasi|Communication & Information

Hubungan Antar Lembaga|Inter-Institutional Relations

Humas & Kerjasama|Public Relation & Cooperation

Advokasi & Regulasi|Advocate & Regulation

Kerjasama Antar Daerah|Inter-Regional Cooperation

Peningkatan Kapasitas Pemerintah Kota|Capacity Building

Pembangunan & Perkotaan|Development & Urban

 

Beranda|Home

Galeri|Gallery

APEKSI Galeri|Gallery

Agenda|Events

Last month October 2014 Next month
M T W T F S S
week 40 1 2 3 4 5
week 41 6 7 8 9 10 11 12
week 42 13 14 15 16 17 18 19
week 43 20 21 22 23 24 25 26
week 44 27 28 29 30 31

Mars APEKSI

You must have the Adobe Flash Player installed to view this player.

 

DIREKTORI|DIRECTORY

>  Anggota|Members

>> Daftar Anggota|Members List 

>> Komwil|Region

>> Search

Best Practice 

>> Dokumentasi|Documentation

>> Jilid|Volume

>> Search

Peraturan Daerah|Local Regulations

Berita|News

>>Kategori|Categories

MITRA

>> GIZ UCLG-ASPAC ICMA MercyCorps ICLEI CIM

 

KONTAK KAMI|CONTACT US

Direktorat Eksekutif|Executive Directorate

Personil|Personel