Buggy Car – Wako Dukung Potensi dan Kreativitas

BANDUNG – Wali Kota Bandung Dada Rosada mendukung sepenuhnya kreativitas siswa SMK di Kota Bandung yang memproduksi produk automotif seperti Buggy Car oleh siswa SMKN 8 Bandung. “Kita selalu mendukung kreatif anak bangsa terutama siswa SMK di Bandung,” kata Dada.Pada Selasa (17/1) atau besok, dia akan berkunjung ke sejumlah SMK untuk melihat produk apa saja yang dihasilkan.Dada mengapresiasi banyaknya respons dari masyarakat pada Buggy Car. “Pasti nanti kita apresiasi, untuk itu saya ingin berkeliling ke beberapa SMK di Bandung,” tuturnya.

Beberapa warga mengapresiasi karya siswa SMK Bandung. “Bila mereka sudah mampu berkarya patut dikembangkan,”kata Ocha,mahasiswa pada sebuah perguruan tinggi di kawasan Soekarno Hatta.Dia pun meminta pemkot harus mendukung sepenuhnya program tersebut. “Inisebagaibentukpotensiyang dimiliki para siswa asal Bandung dan mampu bersaing dengan lainnya,”ujarnya.

Menurut dia, sebesar apapun program yang akan dijalankan oleh para siswa tidak akan berhasil bila tidak ada dukungan pemerintah.“Dukungan itu bisa dalam bentuk dana dan legalitas agar barang yang dihasilkannya bisa dimanfaatkan orang banyak,”ucapnya. Warga lainnya, Ridan Ramdhani, mengungkapkan, seharusnya Indonesia mencontoh negara tetangga, Malaysia.

“Mereka mampu menciptakan kendaraan nasional dan kini sudah diekspor ke negara-negara luar termasuk Indonesia menjadi konsumennya, apa kita tidak malu dengan mereka?” ujar Ridan. Untuk itu, sudah saatnya produk dalam negeri didukung sepenuhnya. Seperti diberitakan, setelah diluncurkan beberapa waktu lalu, mobil karya siswa SMKN 8 Bandung jenis buggy car laris dipesan.

Saat ini buggy car karya SMKN 8 Bandung telah dipesan 10 unit untuk digunakan di dalam maupun luar Kota Bandung. Kepala SMKN 8 Dedi Indrayana mengatakan,pesanan buggycarakandikirimke luarPulau Jawa. Dari Medan untuk SMK Lubuk Pakam memesan5mobil, pesanan dari Jambi 2 mobil,dan dari Bandung sendiri 3 mobil. Untuk harga mobil, pihaknya mematok Rp50-70 juta.

Untuk pengerjaannya, buggy car yang dinamai ABCD merupakan kepanjangan dari Anak Bandung Cinta Damai ini dilakukan siswa kelas II dan III SMKN 8 Bandung. Untuk memenuhi pesanan mobil, Dedi memiliki kesulitan modal, karena satu mobil saja harus membeli mesin dari mobil bekas asal Singapura senilai Rp18 juta.  (sumber: Seputar Indonesia, 160112)

Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish