Penundaan ini diduga untuk menghindari munculnya polemik pascapengembalian tiga nama calon Sekkot sebelumnya oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Langkah penundaan pengusulan ini menurut Ilham sudah mendapat restu dari Mendagri Gamawan Fauzi. Dengan penundaan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Sekkot Makassar Agar Jaya akan melanjutkan mandat sebagai Sekkot Makassar hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
“Tidak usah mengusul-usulkan dulu, yang ada saja dulu. Saya juga sudah meminta izin untuk menunda pengusulan ulang ke Mendagri,”katanya di Makassar,kemarin. Pada April 2012,Pemkot Makassar mengajukan tiga calon Sekkot Makassar ke Mendagri setelah melalui fit and proper test oleh Pemprov Sulsel. Ketiganya yakni Plt Sekkot Makassar Agar Jaya, Asisten IV Pemkot Makassar Apiaty Kamaluddin, dan Asisten III Pemkot Sittiara. Namun Kemendagri melalui surat yang sampai ke Pemkot Makassar Juni 2012 menilai usulan Sekkot itu tidak efektif karena Agar Jaya dan Apiaty sudah hampir pensiun.
Atas dasar itu, Mendagri meminta Kepada Pemkot Makassar mengajukan tiga calon baru. Penundaan pengusulan nama calon sekkot ini mengundang spekulasi. Ditengarai, Ilham sengaja menunda pengusulan untuk kedua kalinya untuk meredam gejolak di kalangan pejabat dan PNS Pemkot Makassar menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 22 Januari 2013. Penentuan jabatan Sekkot ini ditengarai sudah terseret arus politik menjelang pilgub. Kandidat gubernur yang akan bersaing di pilgub mendatang diakui sama-sama memiliki kepentingan dengan jabatan Sekkot ini.
“Nanti ada lagi unsur-unsur lainnya kalau di usulkan ulang. Jadi biarkan saja dulu karena ini sudah tenang semua,”ucapnya. Sementara itu, Kepala Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Makassar Muhammad Kasim Wahab mengemukakan, pengusulan ulang calon Sekkot ke Mendagri tergantung wali kota. Baperjakat hanya mengusulkan nama-nama yang memenuhi syarat kepada wali kota untuk kemudian disetujui tiga orang.
(sumber: Sindo, 120712)